blog isbd gine nurfitri lestari

WELCOME TO MY BLOG!!!!!!

Minggu, 12 Juni 2011

bagaimana apabila IPTEK tanpa di landasi nilai- nilai etis dan religius ???

Sains dan Teknologi adalah institusi manusiawi; artinya Sains dan Teknologi adalah karya yang dilahirkan manusia. Maka tanpa adanya manusia kedua karya tersebut juga tidak akan ada. Namun ada beda fundamental antara kedua institusi tersebut. Perbedaannya terletak pada sumbernya.
Sains dan Teknologi telah melekat erat ke dalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern, bahkan begitu pentingnya bagi pelajar, dan menjadi tuntutan dalam kehidupan professional kita, maka belajar sains dan mengembangkan ketrampilan sains dan teknologi pada saat ini adalah sangat penting dan menjadi keharusan bagi generasi bangsa.
Apabila IPTEK tanpa nilai etis dan religius akan menimbulkan masalah yang besar karena IPTEK tersebut tidak di landasi dengan suatu nilai-nilai seperti etis dan religius sehingga IPTEK tersebut kurang baik dan tidak bermanfaat bagi kehidupan sebab tidak akan terarah pada hal yang positif dan akan menimbulkan banyak masalah yang terjadi.

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

TUJUAN PEMBELAJARAN ===== agar mahasiswa paham akan perananya dalam pengembangan dan pemeliharaan lingkungan, bagaimana pengaruh lingkungan bagi diri dan masyarakat serta bagaiman manusiamengembangkan lingkungan tanpa dilandasi nilai nilai moral etika dan religi



PENGERTIAN MANUSIA DAN DAN LINGKUNGAN
      §  Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi  dan potensinya yang tunduk pada aturan aturan tuhan
      §  Lingkungan merupakan media dimana mahluk hidup tinggal, mencari penghidupan dan memliliki karakter serta fungsi yang khas

RELASI manusia dan lingkungan adalah hubungan yang timbal balik dan simbiotik mutualisme karena manusia hidup di lingkungan hidup dan alam lingkungan juga perlu manusia untuk kelestarianya.



DUA FUNGSI MANUSIA DALAM KEHIDUPAN MENURUT KONSEP ISLAM
1. ABDUN/ Hamba Alloh
a. Dalam konsep abdun, maka manusia berhubungan dengan Tuhan yang Rabb
b. Dalam fungsi manusia sebagai hamba, maka ia sama dengan alam yang lainya, seluruh ciptaan Allah adalah hambanya.
c. Dengan demikian fungsi manusia dalam relasinya dengan Tuhan yang Rabbadalah sebagai hamba atau abdun
d. Dalam konsep abdun, maka manusia berhubungan dengan Tuhan yang Rabb
e. Dalam fungsi manusia sebagai hamba, maka ia sama dengan alam yang lainya, seluruh ciptaan Allah adalah hambanya.
Dengan demikian fungsi manusia dalam relasinya dengan Tuhan yang Rabbadalah sebagai hamba atau abdun

2. KHALIFAH
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلُُ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ 
الدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ
Ingatlah ketika Rabb-mu berfirman kepada para Malaikat:”Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata:”Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau”. Rabb berfirman:’Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’ “. (QS. 2:30)
 
Fungsi manusia sebagai khalifah:  
1. Amanah,
2. tanggungjawab,
3. wewenang,
4.kebebasan menentukan pilihan,
5. kreatifitas akal

SAINS DAN TEKNOLOGI

Tujuan pembelajaran
Tujuan pembelajaran yang diharapkan dari topic ini agar mahasiswa mampu memahami peranannya dalam pengembangan IPTEK; begaimana pengaruh perkembangan IPTEK bagi diri dan masyarakat. Serta bagaimana bila manusia mendewakan IPTEK dan bila mengembangkan IPTEK tanpa dilandasi nilai etis dan religious.
Sains dan tekhnollogi dapat berkembang melalui penemuan (discovery), penciptaan (invention), melalui berbagai bentuk inovasi dan rekayasa. Kegunaan IPTEK bagi manusia sangat tergantung dari nilai moral, norma, dan hukum yang mendasarinya.IPTEK tanpa nilai sangat berbahaya dan manusia tanpa IPTEK mencerminkan keterbelakangan.
PENGERTIAN
Ø  sains adalah ilmu pengetahuan yang teratur (sistematis) yang dapat diuji kebenarannya sesuai dengan realita.
Ø  Teknologi merupakan keterampilan manusia menggunakan sumber daya alam untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
Makna sains, teknologi dan seni bagi manusia
Ø  Perkembangan tekhnologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendapatkan kemakmuran materi. Dengan menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru, kita dapat memperoleh hasil.
Ø  Iptek dan nilai
·         Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang cepat, sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai kebutuhan bangunan. Teknologi dapat membawa bencana, sebaliknya juga telah terbukti bahwa bagi mereka yang dapat memanfaatkannya, teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
·         Manusia sebagai subjek dan objek, dengan adanya kemajuan ilmu teknologi manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk bebagai kegiatan  sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan.
Sains
·         Sains merupakan suatu proses pencarian kebenaran untuk menerangkan hukum-hukum alam dengan memahami hakikat mahluk hidup.
·         Pendekatan yang digunakan disebut pendekatan saintifik
teknologi
·         Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan dalam wujud perbuatan atau perwujudan sesuatu.

MAKNA IPTEK
·         Perkembangan teknologi dapat menghasilkan kemakmuran bagi masyarakat
·         Sifat ketidakpuasan manusia mendorong kemampuan teknologi digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia.
NILAI IPTEK
·         Iptek dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pembangunan
·         Perkembangan iptek harus mampu menyesuiakan nilai yang dianut suatu masyarakat.
Tingkatan teknologi berdasarkan pnerapannya dapat dibagi sebagai berikut :
1.      Teknologi tinggi (hi-tech)
Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembagkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. n : computer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Cirri-ciri teknologi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset, dan perkembangannya, biaya perawatan tinggi, keterampilan op[eratornya tinggi, dan masyarakat penggunanya ilmiah.
2.      Teknologi madya
Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Cirri-ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsure-unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh didalam negri dan keterampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.
3.      Teknologi tepat guna
Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan dinegara-negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian pedesaan, menguurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dan tingkat paling sederhana.

Dampak penyalahgunaan iptek bagi kehidupan manusia
IPTEK :
·         Nuklir
·         Polisi udara, tanah, air, suara, sosbud
·         Efek rumah kaca
·         Klonasi/klonig
Factor penghambat manusia untuk maju :
·         Disiplin yang rendah
·         Daya juang yang rendah
·         Tidak jujur
·         Bahasa
·         Tak adanya penghargaan
Dampak negative penyalah gunaan iptek
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi disatu sisi dapat membantu atau mempermudah kinerja manusia dalam menjalankan usaha atau kreativittas dan aktivitas. Akan tetapi disisi lain dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menghancurkan moral atau akhlak manusia, karena manusia tidak bisa mengambil nilai manfaat dari teknologi yang i atau manusia menyalahgunakan ilmu pengetahuan dan teknologi itu untuk kepentingan “hasrat” sesaat.
Beberapa dampak negative yang telah muncul antara lai dalam bidang:
1.      Informatika
·         Kemajuan yeknologi dan informasi, faktanya juga membuat dunia kejahatan makin canggih. Praktek-praktek pencurian melalui jaringan computer atau internet, seperti pembobolan bank, penipuan transaksi dagang via internet, bahkan pembocoran rahasia sebuah institusi atau Negara juga makin sering terjadi.
·         Kemajuan teknologi computer dan informasi ini juga memungkinkan seseorang bisa dirusak kehidupan pribadinya dengan cara penyebarluasan informasi yang tidak benar dan gambar yang direkayasa menggunakan computer dan disebarkan melalui internet. Dibeberapa tempat adanya internet ternyata juga mempunyai dampak negative bagi banyak orang  muda yang dengan mudah mengakses situ pornografi dan informasi yang provokatif dan  menghasut dari kelompok-kelompok tertentu.
·         Facebook
2.      Persenjataan
·         Persdenjataan yang canggih pula memiliki dampak negative. Akibat yang ditimbulkan senjata modern dan canggih. Bisa lebih menimbulkan kerusakan dan kerugian yang lebih besar atau korban yang jatuh lebih banyak jumlahnya ketimbang senjata konvensional, juga karena dengan itu korban yang dibunuh dapat lebih banyak dari pada perang tradisional. Senjata modern dan canggih juga dapat membuat beberapa Negara merasa sangat kuat dan ingin menguasai atau memaksakan kehendak pada Negara lain. Senjata modern dengan efek penghancuran yang dahsyat, seperti senjata dengan uranium dan nuklir, bisa memicu persaingan dan pada tingkat tertentu juga bisa menyulut pecahnya perang.
3.      Biologi
·         Teknologi rekayasa di bidang biologi juga mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dengan yelnologi ini, apa yang disebut sebagai kloningyang bis diterapkan pada tumbuhan, hewan, dan sangat mungkin juga pada manusia. Dengan rekayasa cloning ini para ahli memang dapat menciptakan mahluk baru tanpa melalui pembiakan sebagaimana lazimnya. Termasuk dalam menciptakan organ manusia yang diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti organ yang rusak. Namun masalahnya tentu akan lain, jika praktek cloning itu digunakan untuk menciptakan manusia baru, keinginan untuk menciptakan manusia tanpa melalui perkawinan seperti ini bahkan sudah memicu munculnya pro-kontra diantara para ahli yang mendukung dan yang menentangnya. Bila tidak disikapi secara kritis praktek cloning manusia itu bisa melahirkan dampak negatife dalam kehidupan manusia sendiri.
·         Dampak terburuk yang bisa terjadi bila praktek cloning itu dibiarkan adalah kemungkinan hilangnya kesadaran bahwa mereka adalah mahluk ciptaan tuhan. Kenyataan bahwa mereka bisa menciptakan segalanya dengan cloning. Bisa jadi justru akan membuat mereka melupakan sang pencipta sendiri. Dampak lainnya adalah kemungkinan munculnya sikap superioritas perempuan yang tidak membutuhkan lai-laki, karena dapat menciptakan manusia sendiri dari dirinya, hal ini akan mengganggu keseimbangan relasi manusia laki-laki dan perempuan yang diciptakan tuhan untuk saling membantu dalam suatu perkawinan maka tata kehidupan baru akan bergolak
4.      Lingkungan hidup
·         Kerusakan lingkungan akibat pembangunan industry masih terus terjadi system pengelolaan limbah industry yang tidak ditata secara tepat dan baik menyebabkan lingkungan bukan hanya kotor, tapi juga tercemar asal dari industry dan juga dan juga transpormasi juga menyebabkan polusi udara yang menyababkan terjadina penipisan lapisan ozon dan terjadinya pemanasan global.
·         Pengambilan sumber alam secara besar-besaran menggunakan perangkat teknologi canggih, melahirkan ancaman tidak tersedianya sumber alam bagi generasi mendatang. Penebangan hutan secara besar-besaran yang dilakukan tanpa memperhitungkan akibatnya menyebabkan terjadinya penggundulan hutan yang juga mendorong makin meningkatnya suhu udara dimuka bumi ini. Pembangunan reactor nuklir ditempat yang tidak tepat dan tidak secara teliti direncanakan telah ikut merusak lingkungan dan mengancam kelangsungan hidup orang banyak.
5.      Medis
·         Kemajuan teknologi kedokteran sangat pesat, banyak peralatan medis yang mutakhir ditemukan, kecuali dampak yang positif, sudah tanpak bahwa peralatan yang modern itu juga membawa dampak negatife bagi rumah sakit yang mempunyai peralatan itu. Sering secara mudah menganjurkan pasien, termasuk yang secara ekonomi tak mampu. untuk menjalani diagnose dengan alat itu meski sebenarnya membayar mahal. Bahkan ada beberapa dokter ‘memaksakan’ tindakan operasi dengan menggunakan peralatan yang canggih, hanya demi mengembalikan kembali investasi pembelian peralatan tersebut. Jadi tindakan yang dilakukan terhadap pasien tidak lagi didasarkan pada pertimbangan untuk membantu pasien tapi justru pada alatnya.

Pengaruh perkembangan IPTEK terhadap pola kemasyarakatan alienasi
·         Alienasi (keterasingan manusia) adalah suatu kondisi psikologis seorang individu yang dinafasi oleh kesadaran semu (tentang misteri keabadian termasuk tuhan) keberadaan, dan dirinya sendiri sebagai individu atau komunitas
·         Perkembangan IPTEK yang begitu pesat dan cenderung meniru budaya barat bisa jadi menciptakan sebuah alienasi budaya orang merasa asing dengan budayanya sendiri kaum muda tidak lagi at home dengan kebudayaan yang telah membentuk komunitas sosialnya.
·         Kemajuan-kemajuan yang memungkinkan banyaknya pilihan (multiple options) dan membuka kesampatan tumbuhnay materelialismedan rasionalismedengan luas biasa, tuntutan hidup begitu tinggi. Kemakmuran yang dicapai tidak terkendali gaya hidup menjadi konsumtifdan hedonistic. Manusia pribadi yang menjadi begitu sibuk untuk mempertahankan hidupmenyuburkan sosok inndividualistik. Kaya dan sukses dari segi materijadi satu-satunya tujuan hidup, persaingan demikian ketatsehingga penghargaan manusia terhadap waktu mencapai titik tertinggi disbanding masa sebelumnya. Yang tesisa hanya wajah kehidupan tidak manusiawi dimana bahaya masa depan ialah manusia menjadi robot karena terjadi alienasi diri
·         Perkembangan teknologi yang melanda hidup manusia harus dikuasai pemanfaatannya  jangan sampai perkembangan media mejadikan manusia sebagaiobjekmenyeret dan memaksa pada modelkehidupan yang menyimpang.

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP (WORLDVIEW)

Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pedoman, pegangan arahan, petunjuk,hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya
PANDANGAN HIDUP DAPAT DI KLASIFIKASIKAN BERDASARKAN ASALNYA TERDIRI DARI 3 MACAM:
• Pandangan hiodup yang berasal dari agamanya yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
• Pandangan hidup yang berupa ideologi yang di sesuakan dengan kebudayaan dan norma yang terdapatpada negara tersebut
• Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya

SUMBER PANDANGAN HIDUP:
1. Agama (islam memiliki nilai kebenarannya mutlak)
2. Nilai- niali suatu bangasa
3. Pancasila
4. Hasil renungan seseorang hingga menjadi ajaran etika untuk hidup 



• PANDANGAN HIDUP MUSLIM:


Pedoamn hidup :Al-quran (Q.S :2) dan sunahØ
 Dasar hidupØ : islam
 Tuntunan hidupØ
• Arahnya : VERTIKAL kerelaan ke allah (Q.S:207)
• Horizontal : kebahagiaan dunia dan akhirat (Q.S:201) dan menjadi rahmat bagi segenap alam (Q.S:21)
IDEOLOGI
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara. Ideologinya di sebut negara
PANDANGAN HIDUP PADA DASARNYA MEMPUNYAI UNSUR-UNSUR:
1. Cita-cita
2. Kebijakan
3. Usaha
4. Keyakinan/ kepercayaan

SAINS DAN TEKNOLOGI

Sains adalah ilmu pengetahuan yang teratur atau sistematis yang dapat diuji kebenarannya sesuai dengan realita atau kenyataan. Sedangkan teknologi adalah ketrampilan manusia menggunakan sumber daya alam untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi dalam kehidupan. Sains dan Teknologi telah melekat erat ke dalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern, bahkan begitu pentingnya bagi pelajar, dan menjadi tuntutan dalam kehidupan professional kita, maka belajar sains dan mengembangkan ketrampilan sains dan teknologi pada saat ini adalah sangat penting dan menjadi keharusan bagi generasi bangsa. Dalam Pengetahuan dan keterampilan ilmu sains dan teknologi itu memungkinkan kita dapat memasuki berbagai bidang profesi, namun apabila tanpa dibarengi dengan pengembangan kreativitas pribadi maka keterampilan itu sendiri menjadi tidak berarti dan tidak menjamin dengan sendirinya masa depan yang cerah atau adanya pengembangan karir pribadi yang pasti. Sehingga kita harus lebih mengembangkan keterampilan yang ada dalam diri kita sendiri dengan begitu kita dapat mengembangkannya dan mengetahui sains dan teknologi yang ada pada diri kita sendiri. Tentunya kita juga harus berani dan percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki,dan kita harus ingat apabila kita mmendapatkan suatu kegagalan justru hal tersebut harus menjadi motivasi bagi kita untuk lebih maju dan berkembang utuk memperabiki gegagaln tersebut.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materiapabila menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru, kita dapat memperoleh hasil dari kemampuan yang kita miliki. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak cepat,sehingga perlu di tanggapi dan di persiapkan dalam menanggapinya sesuai kebutuhan tersebut. Karena apabila kita tidak memikli ilmu maka teknologi tersebut dapat membawa bencana,tepi sebaliknya juga telah terbukti nahwa bagi mereka yang dapat memanfaatkannya dengan baik maka teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kejahteraan hidupnya.
Jadi Sains dan teknologi merupakan sarana yang tepat untuk mengembangkan kreatifitas termasuk mengembangkan keterampilan dalam memecahkan atau problem solving dalam perkembangan kehidupan. Karena itu kita harus mampu menguasai sains dan teknologi dengan baik.

MANUSIA DAN PERADABAN (CIVILIZATION)

Arti Peradaban
Peradaban
adalah kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu pada suatu masyarakat, yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan, teknologi,dan spiritual.
Istilah peradaban dalam bahasa Inggris disebut civilization.
Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.
Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya, yang berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.

Istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga menunjukkan kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks.

Peradaban Memiliki Kaitan Erat Dengan Kebudayaan
Kebudayaan hakikatnya adalah hasil cipta, rasa, dan karsa manusia.
Kemampuan cipta (aqal): manusia menghasilkan ilmu pengetahuan.
Kemampuan rasa manusia melalui alat-alat inderanya menghasilkan beragam barang seni dan bentuk-bentuk kesenian.
Kemampuan karsa manusia: menghendaki kesempurnaan hidup, kemuliaan, dan kebahagiaan sehingga menghasilkan berbagai aktivitas hidup manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Hasil Atau Produk Kebudayaan Manusia Inilah yang Menghasilkan Peradaban
Setiap masyarakat atau bangsa dimana pun selalu berkebudayaan, tetapi tidak semua memiliki peradaban.
Peradaban merupakan tahap tertentu dari kebuayaan masyarakat tertentu yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang telah maju.

Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh:
Kemajuan teknologi
Ilmu pengetahuan
Tingkat pendidikan
Kemampuan teknologi
menjadikan bangsa itu dianggap lebih maju dari bangsa-bangsa lain pada zamannya. Kemajuan teknologi bisa dilihat dari infrastruktur bangunan, sarana yang dibuat, lembaga yang dibentuk, dll.
Peradaban ditentukan pula oleh tingkat pendidikan; salah satu ciri yang penting dalam definisi peradaban adalah berbudaya (cultured). Orang yang cultured adalah juga yang lettered, artinya melek huruf (berpendidikan). Orang yang cultured adalah yang mampu menghayati dan memahami hasil kebudayaan adiluhung yang hanya bisa didapatkan dengan pendidikan yang tarafnya tinggi. Bangsa yang beradab adalah bangsa yang terdidik.

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Pernah menderita? Gara-gara diputusin pacar mungkin, atau gara-gara IP kamu jeblok semua sampe ortumu gak ngasih uang jajan selama satu semester... Waaahhh,,, parah. hihihi... Sebenarnya apa sih penderitaan itu???
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta “dhra” yang artinya menahan atau menanggung.
Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Ada penderitaan lahir, batin, maupun lahir batin. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan.
Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “resiko hidup”. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan pada umat-Nya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak berpaling dari-Nya.


Bagi manusia yang tebal imannya, musibah yang dialaminya akan cepat dapat menyadarkan dirinya untuk bertobat kepada-Nya dan bersikap pasrah akan nasib yang ditentukan Tuhan atas dirinya. Kepasrahan karena yakin bahwa kekuasaan Tuhan memang jauh lebih besar dari dirinya, akan membuat manusia merasa dirinya lebih kecil dan menerima takdir. Dalam kepasrahan demikianlah akan diperoleh suatu kedamaian dalam hatinya, sehingga secara berangsur akan berkurang penderitaan yang dialaminya, dan pada akhirnya masih dapat bersyukur bahwa Tuhan tidak memberikan cobaan yang lebih berat dari yang dialaminya. Pasrah bukan berarti hanya berdiam diri dan tidak melakukan apapun untuk menyelesaiakan masalah yang kita hadapi. Akan tetapi kita juga harus berusaha agar bisa segera keluar dari kemelut yang menimpa kita. Adapun untuk hasil akhirnya kita serahkan pada Yang Mah Kuasa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an,

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." [At Taghaabun:11]


Penderitaan Pada Manusia

1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh bermacam-macam pengaruh dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif maupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri, dsb. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat menimbulkan sikap anti, seperti anti pacaran, anti setia, anti sosial, anti pemerintah, dsb.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.

Keadilan

KONSEP KEADILAN


Keadilan , adalah keseimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak dan menjalankan kewajiban.
Aristoteles
: “ keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia.” Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Plato: “ diproyeksikan pada orang. Orang yang adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dengan akal.”
Socrates: “ diproyeksikan pada pemerintahan. Keadilan tercipta bilamana setiap warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.” Alasannya, karena pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat.
Konsep keadilan ini perlu dipahami dan dihayati agar terciptanya homohumanus (manusia yang berbudaya, manusiawi, dan lembut).

“Macam-macam Keadilan”
Menurut sumbernya:
1. Keadilan individual, adalah keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau kehendak buruk masing-masing individu.
2. Keadilan sosial, adalah keadilan yang pelaksanaannya bergantung pada struktur-struktur yang terdapat dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan ideologi.
Menurut jenisnya:
1. Keadilan legal (keadilan moral)
Terwujud bila setiap anggota dalam masyarakat melakukan fungsinya dengan baik menurut kemampuannya.
2. Keadilan distributif
Terwujud apabila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama pula.
Contoh: sistem penggajian/upah lulusan SMA dibedakan dengan lulusan sarjana.
3. Keadilan kumulatif
Terwujud apabila tindakannya tidak bercorak ekstrem sehingga merusak atau menghancurkan pertalian di dalam masyarakat dan masyarakat menjadi tidak tertib.
Keadilan kumulatif berguna untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kepentingan publik.
“Ciri-Ciri Nilai Keadilan”
1. Tidak memihak
2. Sama hak
3. Sah menurut hukum
4. Layak dan wajar
5. Benar secara moral
Bila keadilan dijunjung dalam masyarakat, maka akan tercipta iklim kehidupan yang tentram, harmonis, dan sejahtera.
Dengan keadilan, maka:
a. Kesadaran adanya hak yang sama bagi setiap warga negara
b. Adanya kewajiban yang sama
c. Hak dan kewajiban untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran
Akibat ketidakadilan:
1. Kehancuran bagi dirinya dan orang lain yang ada di sekitarnya.
2. Terciptanya kezaliman.
a. Keadaan yang tidak lagi menghargai, menghormati hak-hak orang lain
b. Sewenang-wenang merampas hak orang lain
Bagaimana agar tercipta keadilan? Dengan:

1. Adanya tekad bahwa hanya dengan keadilan hidup akan berkah
2. Berlaku adil pada siapapun, hidup akan sukses.
3. Cari ilmu supaya mengetahui
a. Hak dan kewajiban serta aturan-aturan hidup lurus dan benar
b. Tahu hak Allah SWT, diri sendiri, orang tua, keluarga, dan umat
c. Orang yang kurang berilmu cenderung mudah berbuat zalim
d. Batasan antara yang benar (hak) dan salah (batil), tidak mengikuti hawa nafsu
4. Berusaha menyelesaikan masalah dengan data dan informasi yang benar dan akurat (dengan cross check agar keputusan tidak subjektif)
5. Menjadikan keadilan sebagai kunci kebahagiaan, keselamatan, kesuksesan, dan keharmonisan dalam hidup.
*)adil merupakan ciri seseorang yang taqwa kepada Allah(*
“berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa.”(Q.S. Al-Maidah:5)
Adil terhadap Allah:
Menyadari bahwa kita adalah ciptaan Allah, milik Allah, dan segalanya adalah titipan Allah.
Adil terhadap diri sendiri:
1. Perlakukan diri kita adil (kebutuhan jasmani dan rohani, bersih dari penyakit hati)
2. Ibadah yang tulus dan istiqomah
3. Jaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat, maka hidup akan tentram.
“ hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap diri sendiri.” (Q.S. Annisa: 135)
Adil terhadap orang tua:
Jadilah anak yang shaleh, berbakti, dan balas budi.
Adil terhadap orang lain:
Janganlah memanfaatkan kekuasaan dari amanah untuk kepentingan pribadi.
Mengayomi semua pihak, menegakkan hukum, jadi panutan yang baik.
_Pemimpin yang adil akan masuk surga_

Hedonis

PENYEBAB SERTA AKIBAT HEDONISME


Apa itu Hedonisme???
Secara bahasa Hedonisme berasal dari kata latin yaitu Hedus atau Hedunus dan Isme. Hedus artinya adalah senang, bahagia, Happy dan Isme adalah paham.
Jadi Hedonisme adalah paham tentang kesenangan dunia, dan menjadikan kesenangan dunia sebagai tujuan akhir suatu kehidupan.

Penyebab Hedonisme
Ada dua faktor penyebab hedonisme, yaitu faktor ekstern dan faktor intern.
“Faktor Ekstern”
Derasnya arus industrialisasi dan globalisasi yang menyerang masyarakat merupakan faktor yang tak dapat dielakkan. Nilai-nilai yang dulu dianggap tabu, kini dianggap biasa. Media komunikasi, khususnya media iklan memang sangat bersinggungan dengan masalah etika dan moral. Melalui simbol-simbol imajinatif media komunikasi massa jelas sangat memperhitungkan dan memanfaatkan nafsu, perasaan, dan keinginan.
Abu Al Ghifari mengatakan bahwa,
“Dari semua tawaran pada media-media ini, tak jarang menjadikan seks sebagai sarana hiburan. Aurat untuk menarik massa yang tak layak disembunyikan lagi. Kini daerah-daerah aman wanita sudah tak ada lagi dari bidikan kamera film-film yang mempertontonkan bagian-bagian yang vital, sehingga televisi tak lebih dari hedonisme media masa kini.”
Dalam hal ini seluruh media informasi yang ada turut serta ambil bagian dalam menentukan paham hedonisme terjerat pada seseorang. Perilaku Hedonis tidak terlepas daripada pergaulan sesama dalam kota-kota besar yang lebih menyukai kesenangan dan kenikmatan. Pendapat di atas itu dibenarkan oleh dosen Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma, Inna Mutmainah. Dijelaskan oleh Inna, “Anak muda memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan berkomunitas. Mereka paling senang nongkrong bersama kelompok dan teman-teman sebayanya.” Dalam bergaul ini, selalu ada tekanan dari dalam diri si anak untuk melakukan hal yang sama dengan teman satu kelompok. Nah, tekanan itu akan membuat dia mempertanyakan kembali nilai yang selama ini telah tertanam dalam dirinya. Jika seseorang tinggal dalam lingkungan yang hidupnya suka berfoya-foya, mengejar kenikmatan, maka dengan sendirinya orang tersebut akan mengikuti gaya hidup yang telah ditanamkan dalam lingkungan pergaulan tersebut.

“Faktor Intern”
Sementara itu dilihat dari sisi intern, lemahnya keyakinan agama seseorang juga berpengaruh terhadap perilaku sebagian masyarakat yang mengagungkan kesenangan dan hura-hura semata. Binzar Situmorang menyatakan bahwa, “Kerohanian seseorang menjadi tolak ukur dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi mereka yang suka mengejar kesenangan.


Akibat Hedonisme
Manusia sangat antusias terhadap adanya hal-hal yang baru. Gaya hidup hedonis sangat menarik bagi mereka. Daya pikatnya sangat luar biasa, sehingga dalam waktu yang singkat muncullah berbagai fenomena akibat faham ini.

Manusia dan Cinta Kasih

A. Arti Cinta Kasih
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang di dukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan, serta belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab akan menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesame manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.
Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta kasih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang di ungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab artinya akibat yang baik, ositif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan dan kebahagiaan.
Menurut kamus Bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang atau sangat tertarik hatinya. sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam, sedangkan Kasih merupakan pengungkapn untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.

Perbedaan antara cinta dengan nafsu:
Cinta bersifat manusiawi, cinta bersifat rokhaniah. Sedangkan nafsu bersifat jasmaniah, cinta menunjukkan perilaku memberi.Dan nafsu cenderung menuntut.
Cinta yang dikemukakan oleh Dr. Saelito W Sarwono memiliki 3 unsur:
1. Keterikatan
2. Keintiman
3. kemesraan

Keterikatan=> Perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, dan tidak mau pergi dengan orang lain, kalau janji dengan dia harus ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia.
Keintiman=>Adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi.
Kemesraan=>Adanya rasa ingin membelai/dibelai, rasa kangen bila jauh/lama tidak
bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang.
Cinta memiliki 3 tingkatan:
1. Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah swt, Rasulullah, berjihad di jalan Allah.
2. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami.
3. Cinta terendh adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta&tempat tinggal.
Dalam kasih sayang sadar/tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut untuk tanggung jawab,pengorbanan, kejujuran, saling percaya, dan saling terbuka, sehingga keduanya merupakankesatuan yang bulat dan utuh. Kemesraan adalah hubungan yang akrab baik pria atau wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.
Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. hal ini adalah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai makna kehidupan yang sebenarnya. Pemujaan itu merupakan bentuk komunikasi manusia dengan Tuhannya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya, mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan agar ditunjukkan jalan yang benar, dll.
Belas kasihan => orang yang berakhlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. masalahnya sanggupkah dia menggugah potensi belas kasihannya itu. Dalam esai on love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas. Cara menumpahkan belas kasihan tergantung kepada situasi dan kondisi.
Mengapa bisa terjadi dehumanisasi???
• contoh: akibat love hilang, unsur cinta (tanggung jawab) (wanita hamil) berakibat pada membunuh.
Karena: selimut cinta, agama, norma, moral dan nilai terlepas.
B. Macam-macam Cinta Kasih
Adanya beberapa macam cinta kasih, yaitu sebagai berikut :
1. Cinta kasih antar orang tua dan anak. Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna di kemudian hari.
2. Cinta kasih antara pria dan wanita. Seseorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntai mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
3. Cinta kasih antara sesama manusia. Apabila seorang sahabat berkunjung kerumah kawannya yang sedang sakit dan membawa obat kepadanya berarti bahwa sahabat itu menaruh cinta kasih terhadap kawannya yang sakit itu.
4. Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya. Apabila seseorang menciptakan taman Yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, mananami tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya.
5. Cinta kadih antara manusia dan Tuhan. Apabila seseorang taat beribadah, menuruti perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, berarti orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan penciptanya.
Demikianlah, berbagai contoh perilaku manusia yang melukiskan cinta kasih sebagai kebutuhan kodrati manusia.
C. Ungkapan Cinta Kasih
Cinta kasih adalah ungkapan perasaan yang di wujudkan dengan tingkah laku, seperti dengan kata-kata, tukisan, gerak, atau dengan media lainnya. Ungkapan dengan kata-kata atau pernyataan, misalnya ungkapan “Aku cinta padamu”. Ungkapan dengan tulisan, misalnya surat cinta, atau surat dari seorang puteri kepada ibunya. Ungkapan dengan gerak, misalnya salaman, ciuman, pelukan dan rangkulan. Ungkapan dengan media, misalnya misalnya setangkai bunga, benda souvenir, dank ado. Ungkapan-ungkapan ini selain dengan bentuk nyata, juga dalam bentuk karya budaya, misalnya seni suara, seni sastra, seni drama, film, dan seni lukis.
Orang yang mempunyai peerasaan cinta kasih, hidupnya penuh gairah, banyak inisiatif, dan penuh kreatif. Bagi seniman, perilaku cinta kasih dituangkan dalam bentuk karya budaya sehingga dapat dinikmati pula oleh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memetik nilai-nilai kemanusiaan yang terungkap melalui karya budaya itu.

Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Manusia sebagai individu ternyata tidak mampu hidup sendiri. Ia dalam menjalani kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung pada manusia lainnya. Menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat.
Manusia Dikatakan Sebagai Makhluk Sosial Karena Beberapa Alasan, Yaitu :
 Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
 Perilaku manusia mengharapkam suatu penilaian dari oranglain.
 Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan oranglain.
 Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup ditengah – tengah manusia.
Peranan Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Makhluk Sosial
Sebagai makhluk individu, manusia memiliki harkat dan martabat yang mulia. Dalam bergaul kelompok sosial ini, manusia membutuhkan norma – norma pengaturannya dalam dimensi sosial muncul kewajiban dasar manusia. Kewajiban dasar manusia adalah menghargai hak dasar orang lain serta mentaati norma – norma yang berlaku dimasyarakatnya.
Manusia Sebagai Makhluk Politik
Sebagai makhluk politik manusia selalu membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahankan kehidupannya, sehingga kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi sosial merupakan sebuah keharusan. Allah telah memberikan watak agresif yang alami bagi setiap makhluk. Manusia diberi kemampuan untuk berfikir. Dengan akalnya manusia bisa mempertahankan hidupnya. Maka dari itu, timbulah suatu cara agar manusia dapat memenuhi keinginannya dan bias bersaing mengalahkan orang lain yang dinamakan dengan politik. Dengan politik manusia bias merencanakan dan menyusun strategi dalam bertindak. Karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik, maka dari itu manusia dinamakan sebagai makhluk politik.
Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi
 Ekonomi merupakan salahsatu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan denganproduksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Untuk memenuhu kebutuhannya, manusia melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut harus sesuai dengan kemampuannya. Kegiatan inilah yang menunjukan kedudukan manusia sebagai makhlu ekonomi ( homo economicus ). Sebagai makhluk ekonomi yang bermoral, manusia berusaha memilih dan menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memperhatikan nilai – nilai agama dan norma – norma sosial, tidak merugikan orang lain, menggunakan sumber daya alam secara selektif, serta memerhatikan kelestarian lingkungan.
Manusia Sebagai Makhluk Psikologi
Manusia adalah makhluk psikologi yang memiliki bawaan unik dan terus dikaji oleh para ahli humaniora. Manusia adalah insane bila dilihat dari sudut pandang psikologinya.
Manusia Dan Permasalahannya
Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. Pada masyarakat terdapat gejala – gejala seperti norma – norma, kelompok sosial, lapisan masyarakat, lembaga kemasyarakatan, dan proses sosial yang apabila berjalan tidak normal maka akan menyebabkan kekecewaan dan penderitaan akibat dari unsur – unsur masyarakat tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kenapa disebut masalah sosial karena bersangkutan dengan hubungan kerangka bagia – bagian kebudayaan yang normatif.
Cara merumuskan masalah sosial :
 Dengan membuat indeks – indeks ( INDEKS SIMPLE RATES )
Yaitu angka laju gejala – gejala abnormal dalam masyarakat.

 Composite Indices gabungan indeks – indeks dari bermacam – macam aspek yang mempunyai kaitan kaitan satu sama lain ( social unrest = keselarasan sosial )
Penyebab masalah sosial diklasifikasikan dalam 4 kategori :
a. Factor ekonomis : kemiskinan, pengangguran
b. Factor biologis : penyakit
c. Factor psikologis : syaraf, bunuh diri
d. Factor kebudayaaan : perceraian, kejahatan

Gejala dan masalah sosial merupakan ungkapan hasil hubungan beberapa aspek kehidupan sosial. Dalam kerangka kerja studi sosial kita dituntut menghubungkan beberapa bidang ilmu pengetahuan sosial sesuai dengan gejala dan masalah yang sedang kita telaah.

Sabtu, 11 Juni 2011

Manusia sebagai mahluk individu dan sosial ( mahluk polekbudpsikol )

A. Tujuan Pembelajaran

Harapan setelah pembelajaran materi ini adalah penyadaran mahasiswa tentang posisinya baik sebagai mahluk individu dan mahluk sosial serta memahami tugas dan
kewajiban dalam setiap kehidupan.

B. Manusia Sebagai Mahluk Individu

- Individu berasal dari kata in devided, dalam bahasa inggris in mengandung arti tidak dan devided artinya terbagi, jadi arti individu artinya tidak terbagi atau satu kesatuan.
- Secara biologis, manusia lahir dengan kelengkapan fisik tidak berbeda dengan mahluk hewani,namun secara rohani ia sangat berbeda dengan mahluk hewan apapun.
- Setiap manusia memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, dan cirri khas ini bisa disebut kepribadian. Kepribadian adalah susunan unsur-unsur akal dan prilaku jiwa dan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda yang di dalamnya di pengaruhi oleh faktor bawaan (genotif adalah fktor yang dibawa individu sejak lahir), faktor lingkungan (fenotif) yang saling berinteraksi terus menerus.
- Dalam hal ini pola kelakuan manusia dengan binatang sangatlah berbeda. manusia tidak hanya di tentukan oleh system organik biologik saja (akal dan pikiran) yang nantinya akan memilikipola hidup yang Variatif, tetapi hewan hanya ditentukan oleh system organik biologik saja yang akan menghasilkan pola hidup yang sama.
-
UNSUR-UNSUR PERSONALITY

1. Pengetahuan

a. Persepsi
adalah seluruh proses akal manusia yang sadar.
b. Apersepsi
adalah penggambaran manusia melalui akal fikiran dan di gabungkan dengan penggambaran lama lalu di proyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
c. Pengamatan
adalah pemusatan akal yang lebih intensif.
d. Konsep
adalah penggambaran abstrak.
e. Fantasi
adalah penggambaran yang ditambah-tambahkan oleh diri pribadi dengan penggambaran lain menjadi penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada atau penggambaran yang tidak realistik.
2. Perasaan
adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadaan positif atau negatif.
3. Dorongan (drive), meliputi;
a. Dorongan untuk mempertahankan hidup.
b. Seks
c. Mencari makan
d. Meniru
e. Berbakti
f. Keindahan

LINGKARAN KONSENTRIKAL MENURUT FRANCIS HSU
0. Dunia luar
1. Lingkungan hubungan jauh
2. Lingkungan berguna
3. Lingkungan hubungan karib
4. Kesadaran yang dinyatakan
5. Kesadaran yang tidak dinyatakan
6. Sub sadar
7. Tak sadar

Pengertian ISBD

Dari semua ilmu pengetahuan adalah filsafat ( philosophia ).
Dari filsafat lahir tiga cabang ilmu pengetahuan :

 Natural science ( ilmu ilmu alam meliputi : biologi, fisika, kimia, dll )
 Social science ( ilmu ilmu social meliputi : sejarah, politik, ekonomi, dll )
 Humanities ( ilmu ilmu budaya meliputi : bahasa, agama, kesenian, dll )
Ilmu social dinamakan demikian karena ilmu tersebut mengambil masyarakat atau kehidupan bersama sebagai objek yang dipelajarinya. Objek social science adalah manusia sedangkan untuk membedakan antara ilmu – ilmu social adalah focus of interest ( pusat perhatian ). Misalnya : ilmu ekonomi yang menjadi pusat yang dipelajarinya adalah usaha – usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan materilnya dari bahan bahan yang terbatas ketersediannya, ilmu politik pusat perhatiannya mengenal kekuasaan manusia dst. Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenal aspek – aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya ( homohumanus ). Dan masalah – masalah yang menyertainnya, sering disebut sebagai humanities yang merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang konsep yang dapat digunakan untuk masalah - masalah manusia dan kebudayaan. Dalam UU No.20 Tahun 2003 yang mengatur tentang fungsi dari pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sedangkan tujuan dari Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Dalam penyelenggaraan pendidikan secara demokratis, berkeadilan, tidak diskriminatif, menjunjung tinggi HAM, nilai keagamaan, nilai cultural dan kemajuan bangsa sebagai suatu kesatuan yang sistematik dengan system terbuka dan multi makna, suatu proses pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat dengan member keteladanan, membangun kemauan, mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Tanggungjawab pendidikan masa depan tidak hanya meneruskan nilai – nilai, mentransfer iptek semata tetapi juga melahirkan warga Negara berkesadaran tinggi tentang bangsa dan kemanusiaan. Namun juga mempersiapkan tenaga kerja professional, kompetitif, produktif dalam konteks kehidupan yang dinamis. Serta mengubah system berfikir, sikap, hidup dan perilaku berkarya individu maupun kelompok dalam rangka memprakarsai perubahan social dan mendorong perubahan ke arah kemajuan, adil dan bebas.

KONSEP PENDIDIKAN UMUM
( General Education )

PENDIDIKAN YANG BERKENAAN DENGAN PENGEMBANGAN KESELURUHAN KEPRIBADIAN SESEORANG DALAM KAITANNYA DENGAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGANNYA HIDUPNYA. PROGRAM PENDIDIKAN YANG MEMBINA DAN MENGEMBANGKAN SELURUH ASPEK KEPRIBADIAN SISWA DAN MAHASISWA.

YANG MELATARBELAKANGI LAHIRNYA GENERAL EDUCATION
REAKSI TERHADAP KECENDERUNGAN MASYARAKAT MODERN YANG MENDEWAKAN PRODUK TEKNOLOGI DAN CENDERUNG MENGABAIKAN NILAI – NILAI KEMANUSIAAN SEBAGAI AKIBAT DARI PRODUK SISTEM PENDIDIKAN MODERN YANG SEKULAR YAITU :
Pendidikan yang mementingkan pengembangan spesialisasi, sementara pengembangan nilai – nilai kemanusiaan yang bersifat universal nyaris terabaikan.

SEHARUSNYA
Menurut Philip H, Phenix ( 1964 ), enam pola makna esensial bagi segenap mahasiswa :
- Makna symbolycs, yaitu: Kemampuan berbahasa dan berhitung
- Makna empirics, yaitu : Kemampuan untuk memaknai benda – benda melalui proses penjelajahan dan penyelidikan empiris
- Makna esthetics, yaitu Kemampuan memaknai keindahan seni dan fenomwna alam
- Makna ethics, yaitu kemampuan memaknai baik dan buruk
- Makna synoetics, yaitu kemampuan berfikir logis, rasional sehingga dapat memaknai benar dan salah
- Makna synoptic, yaitu kemampuan untuk beragama atau berfilsafat

Keenam pola makna diatas dikemas dalam bentuk General Education ( pendidikan umum )

BAGAIMANA GENERAL EDUCATION DIINDONESIA ????

General education / Pendidikan umum yang ada di amerika telah dikolaborasikan oleh para ahli pendidikan di Indonesia menjadi studi / mata kuliah yang dulu disebut MKDU. MKDU di bagi menjadi dua kelompok yaitu :
MPK ( mata kuliah Pengembangan Kepribadianyang meliputi : pendidikan pancasila, pendidikan agama, dan pendidikan kewiraan nasional ).
MBB ( mata kuliah bekehidupan bermasyarakat yang meliputi mata kuliah ISD, IBD, dan IAD ) dan IBD dan ISD melebur menjadi mata kuliah ISBD.

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
Pengertian ISBD
ISBD sebagai integrasi ISD dan IBD memberikan dasar – dasar pengetahuan social dan konsep – konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengkaji masalah social kemanusiaan dan budaya.
- Selanjutnya mahasiswa peka, tanggap, kritis serta berempati atas sosuli pemecahan masalah social dan budaya secara arif
- Pembangunan karakter manusia
- ISBD sebagai kajian masalah social, kemanusian dan budaya sekaligus pola memberi dasar pendekatan yang bersumber dari dasar – dasar ilmu social yang terintegrasi
- ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek – aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk social yang berbudaya, dan masalah – masalah yang terwujud dari padanya.
ISBD adalah salah satu mata kuliah termasuk pada kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat ( MBB )
ISBD merupakan mata kuliah dasar mengenai pengembangan kepribadian dan wawasan social budaya mahasiswa dalam menanggapi dan memecahkan masalah social budaya dan lemasyarakatan yang tinbul pada masyarakat.

Fungsi ISBD
Memberi pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep – konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala – gejala social kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa ada lingkungannya menjadi lebih besar.

VISI ISBD
Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka, dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia yang dilandasi nilai – nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.

MISI ISBD
Memberikan landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman dan kesederajatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggungjawab terhadap sumber daya dan lingkungannya.

KOMPETENSI ISBD
Menjadi ilmuan dan professional yang berfikir kritis, kreatif, sistematik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, estetis serta memiliki apresiasi, kepekaan dan empati social, bersikap demokratis, berkeadaban serta ikut berperan mencari solusi pemecahan social budaya secara arif.

TUJUAN ISBD
• Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat.
• Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
• Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk social yang beradab dalam mempraktikan pengetahuan akademik dan keahliannya.

MENGAPA MBB – ISBD PERLU DI AJARKAN DI PERGURUAN TINGGI UMUM???????????
Karena adanya :
1. Landasan historis
2. Landasan filosofis
3. Landasan yuridis formal
4. Landasan pedagogis


LATAR BELAKANG DI AJARKANNYA ISBD
Agar tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi memiliki tiga jenis kemampuan yang meliputi :
1. Kemampuan personal : dimana para tenaga ahli memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukan sikap, tingkah laku, dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, memahami dan mengenal nilai – nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia
2. Kemampuan akademis : kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tukisan, menguasai peralatan analisis, maupun berpikir logis, kritis, sistematis, analisis, memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, serta mampu menawarkan alternative pemecahan.
3. Kemampuan professional : kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan para ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.